Nggak Ada yang Percaya — Sesuatu yang luar biasa terjadi padamu?

Sesuatu yang luar biasa terjadi padamu?
Tapi kamu takut nggak ada yang percaya...


Apakah kamu punya penglihatan yang kemudian jadi kenyataan? Mau memperingatkan kami tentang sesuatu? Atau mungkin kamu pernah bermimpi kenabian yang terjadi persis seperti di mimpi? Firasat yang datang sesaat sebelum bencana, kilasan intuisi yang melawan segala probabilitas — perasaan mengetahui sesuatu sebelum terjadi adalah salah satu pengalaman manusia yang paling mengguncangkan. Kalau ramalanmu pernah jadi kenyataan, mimpi yang memperingatkanmu, atau intuisi yang menyelamatkanmu, bagikan ceritamu.

Diterjemahkan dari Spanyol
Diposting: 16/3/2026

Umur gue 17 tahun. Dan gue semacam medium atau apalah. Gue nggak bisa meramal masa depan orang, nggak pernah mimpi yang jadi kenyataan. Tapi kadang gue tiba-tiba dapet penglihatan gitu. Pas lagi di kelas, ngantri, atau bahkan cuma lagi nyuci piring. Cuma berlangsung beberapa detik doang. Tapi rasanya kayak gue beneran nggak ada di sini waktu itu, kayak lagi di tempat lain. Bahkan baunya pun gue inget. Biasanya sih hal-hal receh. Misalnya, gue ngeliat ada anak baru yang dikenalkan di kelas. Dan dua hari kemudian beneran kejadian. Atau waktu gue masih kecil, gue ngeliat kakak gue di atas panggung sama cowok cakep banget di depan orang banyak, terus gue bilang ke kakak kalau dia bakal jadi superstar. Beberapa minggu kemudian dia pergi ke konser band favoritnya, waktu naik buat ngasih bunga, salah satu personelnya meluk dia dan dia beneran nari bareng di panggung sekitar 10 detik. Ya, superstar sih nggak jadi, tapi itu beneran terjadi. Oh iya, nggak selalu kejadiannya persis kayak di penglihatan gue. Misalnya, pernah gue ngeliat cewek naik sepeda di seberang jalan, nabrak sesuatu terus mental ke jalan raya, tepat di bawah roda mobil. Tiga hari kemudian, hampir semuanya kejadian persis gitu, cuma kali ini ada cowok yang nangkep dia. Bukan kayak di film romantis sih — mereka berdua tetep jatuh — tapi setidaknya nggak ke tengah jalan. Jadi gue percaya kalau takdir itu bisa berubah, dan bahkan orang yang cuma lewat doang bisa ngubah segalanya. Mungkin gue cuma ngeliat salah satu kemungkinan masa depan aja. Yang beneran nyebelin tuh, kebanyakan penglihatan ini nggak ada gunanya sama sekali (ya gue ngeliat diri gue jalan ke sekolah, atau makan malam sama keluarga, terus kenapa?). Tapi kayak soal apa yang bakal keluar di ujian atau semacam nomor lotere yang menang... itu nggak pernah sekalipun.

100% percaya
8
Percaya
0
Sama
0
Mustahil
Diterjemahkan dari Inggris
Diposting: 4/3/2026

Waktu kecil, aku punya sahabat. Sahabat terbaik, paling baik sedunia. Tapi waktu umurnya 13 tahun, dia pergi untuk selamanya — meninggal karena kanker. Selain itu, sejak kecil aku juga punya fobia aneh terhadap manusia serigala. Memang aku nggak percaya mereka itu ada, tapi entah kenapa tetap saja takut setengah mati. Nah, suatu ketika waktu umurku 16, aku pacaran sama seorang cowok. Malam sebelum aku berencana pergi ke pesta teman-temannya, aku bermimpi. Di dalam mimpi itu, aku ngobrol sama sahabatku seolah-olah nggak pernah terjadi apa-apa, seakan dia masih hidup dan baik-baik saja. Waktu bangun, aku nggak ingat semua detail mimpinya, tapi yang pasti aku ingat — kami membahas soal cowok itu. Dia bilang, "Jangan sekali-kali kamu pergi sama dia, dia itu manusia serigala." Dan di dalam mimpi itu, aku benar-benar percaya, sampai merasa ngeri luar biasa terhadap cowok itu. Pagi harinya, aku sadar kalau itu semua cuma mimpi yang nggak masuk akal. Tapi gara-gara fobiaku, aku nggak bisa memaksakan diri untuk datang menemuinya. Beberapa hari aku menghindarinya, lalu dia pun berhenti menelepon. Sebulan kemudian, aku dapat kabar kalau dia ditangkap karena memperkosa dan memukuli seorang perempuan. Langsung teringat mimpiku. Tentu saja, cowok itu bukan manusia serigala — dia cuma bajingan. Tapi justru keyakinan itulah yang membuat alam bawah sadarku merasa takut padanya. Apakah arwah sahabatku benar-benar mendatangiku lewat mimpi, atau ini sekadar intuisiku yang bekerja dengan caranya sendiri, aku nggak tahu. Tapi kalau memang itu benar-benar jiwanya... sahabatku tersayang, terima kasih banyak ya. Dengarkanlah mimpi-mimpimu.

100% percaya
96
Percaya
2
Sama
0
Mustahil